CIRI AYAM BANGKOK

SABUNG AYAM BANGKOK

Ayam adu adalah merupkan ayam aduan yang memiliki kualitas penampilan fisik dan gaya bertarung yang spesial. Jenis ayam aduan seperti ayam saigon, ayam Filiphina, ayam Brazilian, ayam Burma dan lain sebagainya.

Akan tetapi, ayam bangkok saat ini sangat di minati oleh banyak orang, karena ayam bangkok memiliki ciri khas yang berbeda di banding dengan jenis ayam aduan lainnya. Selain dapat ditinjau dari bagaimana gaya bertarungnya di gelanggang laga, ayam bangkok istimewa juga dapat dikenali dari ciri-ciri fisiknya.

Bentuk fisik tubuh memang sangat berpengaruh bagi kemampuan bertarung ayam aduan. di bawah ini Ciri Ayam Bangkok Aduan dengan Pukulan Mematikan Gaya bertarung yang mempesona antara lain memiliki bentuk kepala seperti buah pinang, postur tubuh panjang bulat, sayapnya rapat dan panjang, mempunyai paha yang bulat pipih dan pangkal ekornya besar dan kaku.

Ciri-ciri umum adalah ciri yang tidak harus ada pada ayam bangkok istimewa. Artinya, saat ciri khusus sudah ada semua, maka ciri umum boleh diabaikan.

Namun, akan lebih baik bila semua ciri ciri, baik khusus maupun umum, keduanya ada pada tubuh ayam tersebut. Adapun ciri umum yang sebaiknya dimiliki memiliki paruh yang panjang dan tebal menyerupai paruh elang, lehernya lurus dan tebal, dada bidang dan bahunya kuncup, bulu ekornya lebat hingga menyentuh tanah, lutut menekuk, kaki kering dengan sisik yang rapih, serta jarinya panjang dan halus.

Ayam jenis ini dapat dikenali dari ciri fisik antara lain badannya panjang dengan tulangan kaku dan kasar, suara kokoknya keras tapi pendek, serta di bagian pangkal paha bagian belakang, ditemukan bulu dengan warna yang sama dengan bahu, leher, dan punggungnya.

Ayam bangkok istimewa keturunan F1 umumnya juga memiliki pendar kuning pada pupil matanya. Namun ciri yang paling utama adalah dari kerapatan tulangnya. Kerapatan tulang sangat berpengaruh terhadap kekuatan dan kelincahan ayam bangkok aduan di medan laga.

Dalam menentukan jenis tulang ayam bangkok yang baik, Anda bisa mengikuti indikator berikut ini:

  • Tulang sambungan antara kepala dan leher lebih baik tidak menonjol.
  • Makin rapat ruas tulang leher maka kualitas ayam akan semakin baik.
  • Makin rapat celah sambungan leher dan bahu semakin baik.
  • Makin tebal tulang sayap dalam semakin baik.
  • Makin bulat (tidak bidang) tulang pinggul semakin baik.
  • Makin lebar tulang dada semakin baik.
  • Makin dekat jarak tulang dada belakang dengan supit
  • Makin rapat tulang supit semakin baik.